Minggu, 06 Mei 2012
LISTRIK TENAGA SURYA YANG HEMAT BIAYA
Sabtu, 05 Mei 2012
Bisnis online tanpa modal
Bisnis Yang satu ini terhitung bisa di percaya karena di kelola oleh sebuah perusahaan besar. Jika kita berfikir bisnis ini penipu atau kita berfikir komisi kita tidak di bayar, saya rasa itu tidak mungkin karena keuntungan yang mereka dapat lumayan besar. Sebelum saya melanjutkan pembahasan tentang bisnis ini. Saya akan menuliskan satu kata agar jika ada pembaca yang sudah merasa pernah mendaftar di bisnis ini tidak terus membaca karena kalaupun di teruskan akan sia-sia saja. Bisa saya katakan begitu karena untuk apa orang yang sudah mendaftar dan sudah menjalankannya harus membaca berulang kali penjelasan dasar tentang bisnis ini jika ternyata mereka sudah mengetahui tentang bisnis ini lebih dari apa yang saya tuliskan. Dan satu kata yang saya tulis adalah mobilraya.
Nah, sekarang setelah saya menulis kata di atas, sekarang kita mulai saja membahas tentang bisnis ini. Untuk menjalankan bisnis ini, kita hanya cukup mendaftar gratis kemudian kita akan mendapat 4 buah link. Dan link yang kita dapat itu perlu kita promosikan agar jika ada yang mendaftar dan kita mendapatkan komisi. 4 buah link tersebut akan mengarah ke 4 situs antar lain situs jual beli mobil, situs kontak jodoh, situs jual beli rumah dan situs menuju bisnis ini sendiri.
Jika ada yang mendaftar ke salah satu situs tersebut melalui link kita, maka kita akan mendapatkan komisi. Dan untuk perinciannya sebagai berikut.
1. Technopreneur Indonesia atau nama dari bisnis ini akan memberikan kita komisi 1000 rupiah jika ada yang mendaftar dari link kita. dan calon pendaftar itu seperti anda sekarang ini yang tidak akan di kenai biaya apapun. Jadi jika anda sekarang mendaftar, maka anda tidak akan di kenai biaya dan anda akan mendapatkan link tersebut untuk di promosikan. Lalu untuk keuntungan mereka ada di 3 link sisanya.
2. Mobilraya atau situs dari jual beli mobil. Link yang satu ini jika ada yang mendaftar dari link yang anda promosikan maka orang tersebut akan di kenai biaya 100.000 dan orang itu punya hak untuk mengiklankan mobil yang akan di jual. Sementara itu anda akan mendapatkan komisi 50% atau 50.000 dari uang pendaftaran tersebut.
3. Rumahraya atau situs jual beli rumah. Cara kerjanya sama seperti yang no 2. Jika ada yang pasang iklan, kita dapat komisi 50.000
4. Ayonikah atau situs kontak jodoh. Kalau yang ini lebih mudah karena tidak ada embel-embel biaya ketika mendaftar. Tapi setelah mendaftar orang itu akan di suruh membayar untuk bisa berkomunikasi dengan member lainnya. Sehingga dengan begitu langkah kita semakin mudah. Dan untuk komisi juga sama, yaitu 50% dari uang pendaftaran atau 50.000.
Silahkan di coba dan jika anda merasa kesulitan, anda hanya perlu mengajak orang untuk bergabung dan menjadi seperti anda yang bebas dari biaya. Hitung-hitung juga lumayan karena satu orang bisa sampai 1000 rupiah. Itu adalah komisi terbesar untuk bisnis tanpa modal. Jika berminat, silahkan KLIK DI SINI
Selasa, 12 Juli 2011
BIKIN USAHA DENGAN MODAL SENILAI SEMANGKOK BAKSO

Saat ini dari tahun ke tahun perkembangan pengguna internet di Indonesia sangat pesat.dan ini merupakan sebuah peluang besar dari segi keuangan,mungkin selama ini kita memakai internet hanya untuk facebookan,chating,download,email.sekarang sudah saatnya mengikuti jejak saya mempergunakan peluang tersebut untuk mendapatkan keuntungan yang fantastis,melalui sebuah BISNIS ONLINE,dan sekarang telah hadir sebuah program yang mengutamakan kebersamaan dan bukan kepentingan pengelola semata.Suatu konsep bisnis online yang nyata dan efektif dalam menghasilkan uang di internet.dan program ini bisnis ini adalah program bisnis online termurah saat ini dengan modal hanya Rp 10.000,-
untuk mengetahui secara rinci program bisnis ini silahkan kunjungi alamatnya di bawah ini:
http://www.sepuluhribu.com/?id=ARTHAPANGHURIPA
dari program tersebut kita akan mendapatkan keuntungan yang luar biasa,yang tidak terbayangkan sebelumnya dari kegiatan Online kita.
Minggu, 10 Juli 2011
HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM BERKOMUNIKASI MENGGUNAKAN FASILITAS REPEATER
(POKOK - POKOK TATA CARA BERKOMUNIKASI ORGANISASI AMATIR RADIO INDONESIA)
bahwa fasilitas repeater merupakan stasiun pengulang otomatis untuk
menambah jarak jangkauan dari stasiun amatir radio.
Komunikasi melalui fasilitas repeater dibatasi oleh pengatur waktu.
Fasilitas repeater dapat digunakan untuk sarana memanggil amatir radio lainnya atau tempat meneruskan berita-berita darurat.
Selama komunikasi masih dapat dilaksanakan dengan metode point-to-point, maka
tidak perlu menggunakan fasilitas Repeater.
Dapat memanggil rekan di Repeater namun setelah itu segera berpindah ke frekwensi lain dan bekerja dengan metode point to point.
Gunakanlah repeater seperlunya, hindarkan pembicaraan yang berkepanjangan.
Jangan mengaktifkan repeater dengan panggilan CQ.
Berikan spasi dalam pembicaraan
Senin, 04 Juli 2011
KABEL COAXCIAL dalam sebuah obrolan di angkringan ....
dengan menyambung transceiver kita ke antenna luar melalui coax, yang kita inginkan adalah seluruh daya dari pemancar itu dapat tersalurkan dan memancar melalui antenna.......
kondisi ini akan tercapai, apabila ketiganya " matched " , mempunyai nilai impedansi 50 Ohm........
yang menjadi masalah, untuk mencapai impedansi 50 Ohm bagi sebuah antenna, banyak faktor yang menentukan, misalnya saja ketinggian dari tanah, ground conductivity ( itu sebabnya base antenna harus pakai ground plane) , dan yang paling penting frekuensi dimana dia bekerja........
nah , jika terjadi ' mis match ' antara kabel dan antenna, power yang dikeluarkan ( forward ) dari TX sebagian akan dikembalikan lagi ( reflected ) oleh antenna ke TX, dan begitu sampai ke TX, dibalikkan lagi ke antenna bolak balik seperti bola pingpong.......kondisi ini akan menimbulkan yang disebut SWR ( Standing Wave Ratio ).....
jika kita ukur, menggunakan SWR meter, akan terbaca nilai , antara 1 sampai tak terhingga ( di atas 3, yang biasanya sudah diberi warna merah ...........)
jika demikian , angka berapa yang aman buat transmit ??? ya dibawah angka 3 kita masih bisa transmit..
lalu, kenapa SWR saya 1,5 , tetapi sinyal saya tetap kecil diterima nya??? jangan lupa, itu tergantung jenis kabel koaks yang digunakan.........
semakin panjang kabel, semakin besar losses ( kehilangan daya ) yang disebabkan oleh hambatan dalam kabel itu....
ambil contoh , jika anda punya TX 10 watt, bekerja di 144 Mhz ,disambung pakai kabel RG 58 dengan SWR 1 : 1 panjang nya 30 meter, maka sesampai di antenna tinggal tersisa 2.2 watt, jika pakai kabel RG 8 sisanya 4.8 watt, jika pakai kabel yang ukuran 3/4 inch hard line ( heliax ) akan tersisa 8.3 watt
kondisi ini akan lebih parah, jika SWR nya lebih dari 1, ambil contoh ekstrim 6:1, maka urutannya RG 58 tinggal 1.1 watt, RG 8 tinggal 2.7 watt dan hardline kabel 6.3 watt
jadi, kalau saya ingin membuat sistem antenna yang baik untuk VHF/ UHF , apa yang harus saya lakukan.......
tentunya, melihat hal diatas maka harus ada prioritas / urutan sbb :
1. kabel coax, untuk VHF / UHF lupakan menggunakan RG 58, gunakan RG 8 keatas.............RG 58 hanya cocok untuk instalasi mobil dengan jarak tidak lebih dari 3 meter........untuk VHF losses nya besar, apalagi untuk UHF
2. antenna, usahakan dengan SWR rendah....
jika sudah SWR 1.5, apakah perlu memotong kabel coax biar lebih match ??
nggak perlu, selisih 1 dengan 1.5 nggak akan terasa..........jika kita menggunakan kabel coax yang benar alias poin 1 diatas.....
jadi, sayang sekali jika kita beli antenna yang mahal, tetapi disambung oleh coax yang losses nya tinggi, lebih baik dibalik beli antenna yang " murahan " tetapi pakai coax yang mahal...
KABEL COAXCIAL dalam sebuah obrolan di angkringan ....
dengan menyambung transceiver kita ke antenna luar melalui coax, yang kita inginkan adalah seluruh daya dari pemancar itu dapat tersalurkan dan memancar melalui antenna.......
kondisi ini akan tercapai, apabila ketiganya " matched " , mempunyai nilai impedansi 50 Ohm........
yang menjadi masalah, untuk mencapai impedansi 50 Ohm bagi sebuah antenna, banyak faktor yang menentukan, misalnya saja ketinggian dari tanah, ground conductivity ( itu sebabnya base antenna harus pakai ground plane) , dan yang paling penting frekuensi dimana dia bekerja........
nah , jika terjadi ' mis match ' antara kabel dan antenna, power yang dikeluarkan ( forward ) dari TX sebagian akan dikembalikan lagi ( reflected ) oleh antenna ke TX, dan begitu sampai ke TX, dibalikkan lagi ke antenna bolak balik seperti bola pingpong.......kondisi ini akan menimbulkan yang disebut SWR ( Standing Wave Ratio ).....
jika kita ukur, menggunakan SWR meter, akan terbaca nilai , antara 1 sampai tak terhingga ( di atas 3, yang biasanya sudah diberi warna merah ...........)
jika demikian , angka berapa yang aman buat transmit ??? ya dibawah angka 3 kita masih bisa transmit..
lalu, kenapa SWR saya 1,5 , tetapi sinyal saya tetap kecil diterima nya??? jangan lupa, itu tergantung jenis kabel koaks yang digunakan.........
semakin panjang kabel, semakin besar losses ( kehilangan daya ) yang disebabkan oleh hambatan dalam kabel itu....
ambil contoh , jika anda punya TX 10 watt, bekerja di 144 Mhz ,disambung pakai kabel RG 58 dengan SWR 1 : 1 panjang nya 30 meter, maka sesampai di antenna tinggal tersisa 2.2 watt, jika pakai kabel RG 8 sisanya 4.8 watt, jika pakai kabel yang ukuran 3/4 inch hard line ( heliax ) akan tersisa 8.3 watt
kondisi ini akan lebih parah, jika SWR nya lebih dari 1, ambil contoh ekstrim 6:1, maka urutannya RG 58 tinggal 1.1 watt, RG 8 tinggal 2.7 watt dan hardline kabel 6.3 watt
jadi, kalau saya ingin membuat sistem antenna yang baik untuk VHF/ UHF , apa yang harus saya lakukan.......
tentunya, melihat hal diatas maka harus ada prioritas / urutan sbb :
1. kabel coax, untuk VHF / UHF lupakan menggunakan RG 58, gunakan RG 8 keatas.............RG 58 hanya cocok untuk instalasi mobil dengan jarak tidak lebih dari 3 meter........untuk VHF losses nya besar, apalagi untuk UHF
2. antenna, usahakan dengan SWR rendah....
jika sudah SWR 1.5, apakah perlu memotong kabel coax biar lebih match ??
nggak perlu, selisih 1 dengan 1.5 nggak akan terasa..........jika kita menggunakan kabel coax yang benar alias poin 1 diatas.....
jadi, sayang sekali jika kita beli antenna yang mahal, tetapi disambung oleh coax yang losses nya tinggi, lebih baik dibalik beli antenna yang " murahan " tetapi pakai coax yang mahal...
CACING SUTRA yang bisa dibudidayakan
Bentuk tubuh cacing ini menyerupai rambut dengan panjang badan antara 1-3cm dengan tubuh berwarna merah kecoklatan dengan ruas-ruas. Cacing ini hidup dengan membentuk koloni di perairan jernih yang kaya bahan organik. Cacing ini meiliki 57% protein dan 13% lemak dalam tubuhnya.
Cacing sutra merupakan hewan hermaprodit yang berkembang biak
lewat telur secara eksternal. Telur yang dibuahi oleh jantan akan membelah
menjadi dua sebelum menetas.
Bahan organik yang baik untuk digunakan oleh cacing sutra adalah
campuran antara kotoran ayam, dedak (bekatul) dan lumpur. Berikut teknik budidaya cacing sutra:
1. Persiapan Bibit
Bibit bisa dibeli dari toko ikan hias atau diambil dari alam
Note: Sebaiknya bibit cacing di karantina dahulu karena ditakutkan
membawa bakteri patogen.
2. Persiapan Media
Media perkembangan dibuat sebagai kubangan lumpur dengan ukuran 1 x 2 meter yang dilengkapi saluran pemasukan dan pengeluaran air. Tiap tiap kubangan dibuat petakan petakan kecil ukuran 20 x 20 cm dengan tinggi bedengan atau tanggul 10 cm, antar bedengan diberi lubang dengan diameter 1 cm.
3. Pemupukan
Lahan di pupuk dengan dedak halus atau ampas tahu sebanyak 200 – 250 gr/M2 atau dengan pupuk kandang sebanyak 300 gr/ M2.
4. Fermentasi
Lahan direndam dengan air setinggi 5 cm selama 3-4 hari.
5. Penebaran Bibit
Selama Proses Budidaya lahan dialiri air dengan debit 2-5 Liter / detik
6. Tahapan Kerja Budidaya Cacing Sutra
Cacing sutra atau cacing rambut memang telah sejak lama dimanfaatkan sebagai salah satu alternatif pakan ikan. Harga jual yang relatif tinggi, membuat bisnis cacing sutra cukup banyak dilirik orang.
Namun sayangnya, tidak banyak orang yang memahami teknis pembudidayaan cacing sutra ini. Berikut tahapan kerja yang harus dilakukan dalam pembudidayaan cacing sutra.
• Lahan uji coba berupa kolam tanah berukuran 8 x 1,5 m dengan kedalaman 30 cm. Dasar kolam uji coba ini hanya diisi dengan sedikit lumpur.
• Apabila matahari cukup terik, jemur kolam minimum sehari. Bersamaan dengan itu, kolam dibersihkan dari rumput atau hewan lain yang berpotensi menjadi hama bagi cacing sutra, seperti keong mas atau kijing.
. Pipa air keluar atau pipa pengeluaran dicek kekuatannya dan pastikan berfungsi dengan baik. Pipa pengeluaran ini sebaiknya terbuat dari bahan paralon berdiameter 2 inci dengan panjang sekitar 15 cm.
. Usai pengeringan dan penjemuran, usahakan kondisi dasar kolam bebas dari bebatuan dan benda-benda keras lainnya.
Hendaknya konstruksi tanah dasar kolam relatif datar atau tidak bergelombang.
. Dasar kolam diisi dengan lumpur halus yang berasal dari saluran atau kolam yang dianggap banyak mengandung bahan organik hingga ketebalan dasar lumpur mencapai 10 cm.
Tanah dasar yang sudah ditambahi lumpur diratakan, sehingga benar-benar terlihat rata dan tidak terdapat lumpur yang keras.
. Untuk memastikannya, gunakan aliran air sebagai pengukur kedataran permukaan lumpur tersebut. Jika kondisinya benar-benar rata, berarti kedalaman air akan terlihat sama di semua bagian.
. Masukkan kotoran ayam kering sebanyak tiga karung ukuran kemasan pakan ikan, kemudian sebar secara merata dan selanjutnya bisa diaduk-aduk dengan kaki. Setelah dianggap datar, genangi kolam tersebut hingga kedalaman air maksimum 5 cm, sesuai panjang pipa pembuangan.
Pasang atap peneduh untuk mencegah tumbuhnya lumut di kolam.
Kolam yang sudah tergenang air tersebut dibiarkan selama satu minggu agar gas yang dihasilkan dari kotoran ayam hilang. Cirinya, media sudah tidak beraroma busuk lagi.
Tebarkan 0,5 liter gumpalan cacing sutra dengan cara menyiramnya terlebih dahulu di dalam baskom agar gumpalannya buyar.
Cacing sutra yang sudah terurai ini kemudian ditebarkan di kolam budi daya ke seluruh permukaan kolam secara merata. Seterusnya atur aliran air dengan pipa paralon berukuran 2/3 inci.
7. Panen
Cacing Bisa dipanen setelah 8-10 hari.
BUAH PARE YANG BANYAK KHASIATNYA ......
Hampir semua orang kenal sayuran ini. Rasa pahit getir menjadi ciri khasnya. Biasa ditumis, dijadikan lalap atau dibuat campuran siomay. Ternyata rasa pahitnya tak membuat orang jera. Bahkan ada sejumlah khasiat hebat dari si pahit ini.
Pare (momordica charantia) atau dalam bahasa Mandarin 'Khu – khu' yang berarti pahit, merupakan salah satu jenis sayuran yang tumbuh merambat dengan sulur berbentuk spiral. Daunnya berbentuk jari dengan bunga berwarna kuning dan permukaan buahnya berbintik.
Banyak orang tak suka pare, karena rasanya pahit. Pare ternyata mengandung fixed oil, yang menyerupai protein insulin (polipeptida P atau insulin sayuran), glikosida, alkaloid (momordicine), elasterol, danhydroxytryptamine. Juga mengandung asam folat, vitamni (A, C, B1, B12, E), mineral, patotenic acid, lutein, likopen, dan serat.
Karena nutrisinya yang sarat, tanaman yang berasal dari kawasan Asia ini, memiliki beberapa manfaat baik untuk tubuh, di antaranya:
Diabetes
Pare mengandung senyawa insulin atau tanaman hipoglikemik yang sangat efektif dalam menjaga naiknya kadar gula dalam darah. Sebab, tanaman ini dikenal dapat meningkatkan intoleransi glukosa pada orang yang terkena serangan dari diabetes millitus atau kencing manis.
Memperlancar aliran darah
Minum jus pare setiap pagi secara rutin bisa membantu memperlancar aliran darah, yang bisa mencegah berbagai jenis penyakit kulit. Seperti, psoriasis dan infeksi jamur (kurap atau kudis), gatal-gatal, bisul serta jerawat.
Sembelit
Pare mengandung selulosa yang bisa mencegah sembelit dan juga baik untuk membantu dalam merangsang sekresi asam lambung.
Berat badan
Minum dua gelas jus pare yang dicampur susu, tiga kali sehari bisa menggempur lemak tubuh. Karena itu sangat baik dikonsumsi oleh mereka yang sedang berdiet menurunkan berat badan.
Mata
Pare memiliki beta-karoten dalam jumlah yang tinggi, sehingga baik untuk membantu mengurangi masalah penglihatan serta memelihara kesehatan mata.
Mabuk
Jus pare berfungsi untuk membantu menetralkan serta memulihkan tubuh akibat terlalu banyak minum minuman beralkohol atau mabuk.
Kolera
Pare yang dibuat jus dengan bawang merah dan air jeruk nipis bermanfaat untuk mengobati penyakit kolera pada tahap awal.
Kekebalan Tubuh
Jangan takut dengan rasa pahit sayuran satu ini. Sebab, pahitnya berkhasiat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Daya tahan tubuh meningkat dengan makan pare secara teratur.
HIV
Uji laboratorium menunjukkan bahwa senyawa dalam pare mungkin efektif untuk mengobati infeksi HIV. Senyawa enema dari ekstrak pare menunjukkan beberapa manfaat pada orang terinfeksi HIV. Namun, hal ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut, sebelum dapat direkomendasikan.
Ten Code (Kode 10) Percakapan Di Udara
10-1 Sulit didengar // Penerimaan buruk
10-41 Mohon pindah ke jalur / channel ...
10-2 Didengar jelas // Penerimaan baik
10-42 ADA KECELAKAAN DI ...
10-3 Berhenti mengudara / memancar
10-43 Kemacetan lalu lintas di ...
10-4 Benar // Dimengerti
10-44 Ada pesan untuk Anda
10-5 Ada pesan untuk disampaikan
10-45 Dalam jangkauan mohon melapor
10-6 Sedang sibuk kecuali ada berita penting
10-46 Memerlukan montir
10-7 Mengalami kerusakan // Tidak dapat mengudara
10-50 Mohon kosongkan jalur / channel
10-8 Tidak ada kerusakan // Dapat mengudara
10-60 Apakah ada pesan selanjutnya ?
10-9 Mohon diulangi
10-62 Tidak dimengerti, melalui telepon saja
10-10 Penyampaian berita selesai
10-63 Tugas / pekerjaan dilanjutkan di ...
10-11 Berbicara terlalu cepat
10-64 Pekerjaan telah selesai / bersih
10-12 Mengundurkan diri karena ada tamu
10-65 Menunggu berita lanjutan
10-13 Laporan keadaan cuaca / jalanan
10-67 Semua unit setuju
10-14 Informasi
10-69 Pesanan telah diterima
10-15 Informasi sudah disampaikan
10-70 KEBAKARAN DI ...
10-16 Mohon dijemput / diambil di ...
10-71 Pesawat KRAP (RIG) yang dipakai
10-17 Ada urusan penting
10-73 Kurangi kecepatan di ...
10-18 Sesuatu untuk kita
10-74 Tidak // Negatif
10-19 Bukan untuk Anda, harap kembali
10-75 Penyebab gangguan
10-20 Lokasi // Posisi
10-76 Dalam perjalanan ke ...
10-21 Kontak / hubungan melalui telepon
10-77 Belum / tidak menghubungi
10-22 Melapor langsung ke ...
10-81 Pesankan kamar di hotel ...
10-23 Menunggu // Stand by
10-82 Pesankan kamar untuk ...
10-24 Selesai melaksanakan tugas
10-84 Nomor telepon
10-25 Dapatkah menghubungi / kontak dengan ...
10-85 Alamat
10-26 Pesanan terakhir kurang diperhatikan
10-89 Butuh montir radio
10-27 Pindah ke jalur / channel ...
10-90 Gangguan pesawat televisi (TVI)
10-28 Nama panggilan // Callsign
10-91 Bicara dekat mikropon
10-29 Waktu hubungan / kontak habis
10-92 Pemancar perlu penyesuaian
10-30 Tidak menaati peraturan
10-93 Apakah frekuensi sudah tepat ?
10-31 Antena yang digunakan
10-94 Berbicara agak panjang
10-32 Laporan sinyal dan modulasi // Radio check
10-95 Mengudara dengan sinyal setiap 5 detik
10-33 KEADAAN DARURAT // EMERGENCY
10-97 Tes pada pemancar
10-34 Butuh bantuan, ada kesulitan di stasiun ini
10-99 Tugas selesai, semua orang selamat
10-35 INFORMASI RAHASIA
10-100 Akan ke kamar mandi
10-36 Jam berapa waktu yang tepat ?
10-200 BUTUH BANTUAN POLISI DI ...
10-37 PERLU MOBIL DEREK DI ...
10-300 BUTUH PEMADAM KEBAKARAN DI ...
10-38 PERLU AMBULANS DI ...
10-400 BUTUH PETUGAS KETERTIBAN UMUM DI ...
10-39 Pesan sudah disampaikan
10-500 BUTUH BANTUAN PROVOST DI ...
10-40 PERLU DOKTER
10-600 BUTUH BANTUAN GARNIZUN DI ...
10-700 BUTUH BANTUAN S.A.R. DI ...
10-800 BUTUH BANTUAN PERUSAHAAN LISTRIK DI ...
Jumat, 05 Februari 2010
4 Prinsip Dasar untuk Komunikasi Produktif
Komunikasi saya kira merupakan salah satu bagian yang paling esensial dalam roda kehidupan profesional kita. Kita menyaksikan begitu banyak projek atau program perusahaan macet ditengah jalan hanya gara-gara dis-komunikasi para anggotanya. Sebaliknya, kita juga bisa menyaksikan sebuah arena lingkungan kantor yang bisa berjalan dengan indah lantaran didalamnya terbangun proses komunikasi yang elegan nan produktif.
Sejatinya ketrampilan komunikasi yang efektif memang merupakan sebuah elemen yang patut dijiwai oleh setiap pelaku bisnis dan kaum profesional – entah mereka berperan sebagai manajer, staf pelaksana ataupun para business owner. Berikut ini kita akan mencoba menelisik empat prinsip dasar yang mungkin mesti selalu kita ingat manakala kita ingin menjadi seorang komunikator yang produktif.
Prinsip # 1 : Fokus pada solusi, bukan pada masalah. Ketika kita berinteraksi di kantor, acap kita menyaksikan orang saling sibuk berbicara mencari kambing hitam, menyalahkan pihak lain, dan melulu berfokus pada masalah. Bagian produksi menyalahkan orang marketing. Bagian marketing menyalahkan orang Finance. Dan bagian HRD menjadi tempat tumpahan kekesalan semua departemen (capek deh).
Alih-alih berfokus melulu pada masalah dan sibuk mencari siapa kambing hitamnya, komunikasi kita akan jauh lebih produktif jika kita fokus pada solusi. Sebagai misal, jika kita menemui hambatan dalam salah satu program kerja yang dijalankan di kantor, maka segera kita mesti berdiskusi mencari jalan keluar untuk mengatasi hambatan itu. Otak kita mesti kita gedor untuk segera bicara mengenai solusi, dan menutup pintu bagi munculnya kata-kata yang menyalahkan pihak lain.
Mencari-cari kesalahan dan meyalahkan pihak lain memang mudah, dan secara intuitif, banyak orang yang menyukainya (!) Namun ini hanya buang waktu, dan itulah mengapa banyak kinerja perusahaan macet ditengah jalan. Lipatlah kebiasaan ini dan simpan rapat-rapat didalam laci. Kelak jika Anda menemui rintangan, munculkan sikap yang FOKUS pada SOLUSI.
Prinsip # 2 : Ganti kata-kata Tidak Bisa menjadi Bisa. Contoh sederhana : “Pak, kita TIDAK bisa menyelesaikan projek ini tanpa dukungan tim logistik yang handal”. Kalimat ini akan menjadi lebih produktif dan meletupkan optimisme jika kita ganti menjadi : “Pak kita bisa menyelesaikan projek ini dengan dukungan yang bagus dari tim logistik”. Atau contoh simpel lainnya : “Nak, kamu tidak akan naik kelas jika tidak belajar tekun”. Kalimat ini akan menjadi lebih elegan kalau kita ubah menjadi : “Nak, kamu pasti akan naik kelas jika rajin belajar”.
Para pakar psikologi bilang, semakin banyak kata “tidak” dan kata negatif lainnya kita ucapkan, secara tidak sadar hal ini akan mendorong perilaku kita ke arah negatif (tidak bisa, tidak mampu, dst). Sebaliknya, dengan framing kalimat yang positif, dan ini dilakukan secara repititif, akan membuat perilaku kita menjadi lebih optimis dan kian produktif.
Itulah mengapa ada sebuah nasehat yang mengharapkan agar setiap kosa kata yang mengandung makna negatif (seperti kata : tidak bisa, gagal, tidak mampu, tidak berpengalaman, tidak kompeten, dll) sebaiknya dienyahkan dari perbendaharaan komunikasi kita sehari-hari.
Prinsip # 3 : Katakan apa yang anda inginkan, bukan apa yang tidak anda inginkan. Prinsip ini mirip dengan prinsip nomer dua diatas. Yakni mengajarkan kepada kita untuk selalu membuat frame kalimat positif ketika ingin menyampaikan pesan. Sebagai misal, daripada mengatakan : “Mas, kalau nyetir mobil jangan kebut-kebut” lebih baik disampaikan dengan kalimat : “Mas, nyetir mobilnya hati-hati ya”. Atau contoh lain : “Kalau bikin laporan jangan ceroboh dan banyak bikin kesalahan”. Mengapa kita tidak menggantinya menjadi : “Kalau bikin laporan, tolong konsentrasi penuh agar semua data tersaji dengan akurat”.
Prinsip # 4 : Fokus ke depan, bukan ke masa lalu. Dalam lingkungan pergaulan di kantor kita acap mendengar kalimat seperti : “Nah, apa gue bilang kan……”. Atau kalimat seperti ini : “Nah, bener kan apa yang gue sampekan…”. Oke, kalimat-kalimat seperti ini memang membuat yang ngomong merasa “hebat”, but so what? Jadi, daripada fokus pada masa lalu sebaiknya kita ucapkan : “Okay, kita ambil hikmahnya. Mulai sekarang dan ke depan, kita harus lebih…..”. Kalimat ini akan membuat mitra bicara kita menjadi lebih mendapat respek. Kalimat itu juga akan membuat kita lebih bisa fokus pada solusi, dan maju ke arah masa depan yang lebih baik.
Demikianlah empat prinsip dasar komunikasi yang efektif. Semuanya sejatinya bersifat simpel, sederhana dan praktikal. Namun memang acap kita lupa untuk mempraktekkannya, dan dimana-mana kita banyak melihat orang mengabaikannya.
Karena itu, tak ada salahnya jika poin-poin kunci dalam tulisan ini Anda print lalu tempelkan didekat meja kerja Anda. Siapa tahu dengan itu, Anda bisa menjadi insan yang lebih produktif dalam membangun komunikasi?